Thursday, August 17, 2017

Pengalaman Kerja Sebagai Operator Warnet | Daily Life

Indonesia merah darahku, putih tulangku bersatu dalam semangatmu. Indonesia satu bangsaku dan satu bahasaku, berpadu dalam citamu, gebyar gebyar kelangit jingga.

Indonesia raya merdeka - merdeka hiduplah Indonesia raya. *sambilnyanyi

Yaahooo selamat hari kemerdekaan ya buat indonesiaku. Semoga menjadi negara yang selalu damai, menjadi negara yang berdaulat dan makmur, aamiin.

sumber gambar : google.com

Salam sejahtera semuanya. OK yang tadi itu intro Dari gue, yah biar ditulisan ini ada rasa nasionalismenya gitu hehe. Di tulisan kali ini, gue akan bercerita tentang pengalaman gue bekerja sebagai Operator Warnet.

Banyak pengalaman atau hal-hal yang menarik yang ingin gue share ke teman-teman pembaca blog ini. Dan di tulisan kali ini, gue akan membahas apa saja yang terjadi selama gue bekerja di Warnet ( Warung Internet).

Cerita ini yaitu tentang trowback ya, kira-kira kisaran tiga tahun yang lalu, gue bekerja diwarnet saat itu, gue kerjanya Part Time. Gue kebagian shift malam di hari biasa, dann shift pagi kalau hari libur (weekend). Karena dihari biasa, paginya gue kuliah. Yaeh gue kerja sambil kuliah waktu itu, ehh salah deh Kuliah sambil kerja, soalnya gue baru mulai kerja saat sudah di semester 6 (enam) kala itu. 

Kerja diwarnet ini adalah kerjaan tetap pertama gue. Yo sambil nambah-nambah bayar uang kuliah Bantu abang dan emak gue yang bayarin gue kuliah, dan akhirnya gue lulus kuliah berkat kerja diwarnet. Berkah juga kerja diwarnet ya. Hehe 😗

Banyak hal yang gue temui selama bekerja sebagai operator Warnet, mulai dari mana iya tulisannya, seperti nya gue akan memulainya dari karakter - karakter penghuni atau lebih tempatnya pelanggan setia yang ada di warnet gue. 

Dan berikut Ini beberapa karakter orang bermain warnet yg pernah gue temui :

1. GAMMERS
Yang pertama ini, pasti dong kalo punya usaha warnet, penghasilan utamannya dan terbesar ada di para gammersnya, yang dengan rela mengeluarkan duitnya, hanya untuk bayar billing dan bermain berjam-jam hanya untuk memainkan game online yang ada di warnet.

2.  Pelanggan Browsing Internet
Kalau yang ini, biasanya pelanggannya adalah para pelajar dan mahasiswa yang berkunjung ke Warnet, untuk mencari tugas dari sekolah atau bahan kuliah. Yaah dengan perkembangan jaman sekarang ini, mungkin pelanggan yang kayak gini udah mulai tidak ada lagi ya, karena sekarang ini, hampir semua orang sudah punya smartHP yang langsung bisa menggunakan HPnya untuk browsing. Jadi mereka tidak perlu lagi datang kewarnet.

3. Si Sosial Media
Yang ketiga, sama seperti yang kedua kayaknya sudah hampir tidak ada lagi yang main ini diwarnet, karena semuanya sudah bisa diakses atau dimainin di HPnya masing-masing. Tipe ini, yaitu seseorang yang sering kewarnet hanya untuk membuka Dan memainkan social media nya seperti Facebook Dan twitter, yang kerjanya chattingan dengan teman di sosial medianya, memainkan game-game yang ada di Facebook dan stalking gebetan, atau stalking mantan.

4. Gammers Bocah
Huhft yang ke empat ini, tipe atau karakter yang paling tidak disukai para operator Warnet. Gammers bocah ini adalah para pelanggan, lebih tempatnya anak kecil, atau seorang yang otaknya kecil mungkin, yang main game online di warnet pasti kalian udah tau lah ya, ngadapin anak kecil kayak mana. Gamers yang skill nya tidak seberapa, mainnya tidak seberapa pandai, tapi bisingnya luar biasa - biasa diluar. Yang ketiga kalau kalah main game yang disalain perangkat komputernya, *aku kalah karena mosnya rusak neh, komputernya ngeleg, internetnya tidak bagus #kata dan alasan yang sering digunakan para gammers bocah. Dan suka ribut dengan teman sepermainannya saat main game.

sumber gambar gambar : MRCI


5. Pecandu Judi Online
Kalo yang ini pelanggan gue yang hobinya main permainan Judi Online, seperti parley skor bola atau poker online perbayar *Judi tet menjanjikan kemenangan Dan kekayaan *Roma Irama. itu kata mereka ya. Saat kerja diwarnet ini lah gue baru tau ada namanya Judi online. Yah mau gimana lagi namanya juga pelanggan.

6. Pecandu Film Panas
Yang terakhir yaitu orang yang datang ke warnet hanya untuk download Dan nonton film-film panas. Film panas ( Film yang di bakar di kompor). Tidak perlu di jelasin lah ya, apa itu film panas udah gede juga. Biasanya mereka datangnya agak malam ke warnet. Tipe yang kayak gini ne ya, gue sering kerjain di warnet. Kan billing komputer pelanggan bisa di kontrol di operator atau server, jadi ketika beliau main atau membuka situs yang mengarah ke hal tersebut, gue sering tutup atau blok brosernya, supaya dia tidak nonton gituan lagi. Haha isengnya gue

Next... Dalam sebuah pekerjaan pasti ada namanya suka dukanya, nahh berikut ini suka duka gue selama bekerja di warnet.

Sukanya yang pertama alhamdulillah ne ya, gue dapat Boss atau pemilik warnet yang baik, tidak pernah marah Dan ngertilah keaadaan karyawannya.

Kalau ditanyak Kerja di warnet  itu menguntungkan atau tidak.

Kalau gue sih menguntungkan, walaupun gajinya ya tidak terlalu besar seperti orang - orang yang kerjanya di kantoran. Menguntungkanya menurut gue, yaitu kita dapat main internet gratis sepuasnya, dapat memainkan game-game online sesuka hati. Dan kebetulan saat itu gue lagi kuliah, jadi gue dapat mencari bahan-bahan kuliah dengan mudahan, di warnet tersebut. Yeah berhubung internet dan kertas print gratis.

Kemudian untuk penghasilan tambahan yaitu : ada pelanggan yang menyuruh kita untuk mengetik Surat beliau dan orang tersebut mengupah kita atau seorang ayah yang membawa anaknya, meminta tolong untuk dicarikan tugas untuk anaknya. Nahh kalau ini banyak yang curhat ke gue, *lah curhat mama dedeh kali, ini serius.

Seorang ayah tersebut bicara ke gue, dia bilang gini " masak ya dek masih SD Pekerjaan Rumahnya (PR) susah dicari, di suruh carik di internet, kan bingung saya bantuin kerjain PRnya." Nah loh Ini dia.

Menurut gue sih setiap guru pasti punya alasannya tersendiri, kenapa menyuruh anak SD untuk cari tugas di internet. Nahh seharusnya disini guru tsb harus tau bahwa tidak semua orang bisa menggunakan internet.

OK kalau orangtuanya mampu, pasti dia bisa membantu anaknya dan bahkan memberikan sekalian mengajarkan anaknya bagaimana cara memainkan internet. Gimana kalo sebaliknya orang tua yang tidak mampu ke warnet atau bahkan tidak ngerti internet sama sekali.

Disini mudahan buat guru - guru yang ada disana, dimanapun kalian berada, jika kalian ingin memberikan tugas atau PR cobalah kalian perhatikan Dari sisi lain, apakah semua anak mampu dan dapat mengakses itu semua. Yahh dijaman gue sekolah dulu kelas 1 SMA baru mengenal Internet. Tugas-tugas sekarang anak SD sudah disuruh cari bahan di internet Waw luar biasa.

Entahlah... Lanjut, sukanya lagi banyak bertemu orang, banyak mengetahui karakter orang yang main warnet, yang telah gue jelasin diatas tadi.

Saat kerja di warnet ini gue juga dapat banyak ilmu lohh, salah satunya gue mengerti sedikit tentang software di komputer maupun HP dan gue dapat tau nama, fungsi dan tempat letak perangkat komputer, seperti Motherboard, RAM, Harddisk Dan teman-temannya.

Setelah sukanya, sekarang tentang Dukanya. Dukanya disini yaitu hal yang tidak menyenangkan saat bekerja diwarnet yang pertama karena gue dapat shift malam, jadi baleknya tidak tentu, gue jadi jarang tidur tepat waktu, gue bisa balek tengah malam, ataupun sampai subuh. Melayani para gammers pasti baleknya malam terus, tunggu mereka selesai main baru gue tutup warnetnya. Apalagi pas balek hampir subuh, besoknya ada kuliah kelas pagi. Waauu, rasanya ingin bawa bantal ke kampus, lanjut tidur disana.

Kedua, harus meladeni pelanggan yang songong. Yaah pastilah ada aja orang yang kayak gini, ada yang sudah main tapi tak mau bayar, ngutang tapi entah kapan mau dibayarnya, alasannya uang ketinggalanlah atau sebagainya. Ketiga meladeni gammers bocah yang juga telah gue jelasin diatas, bocah bising saat main game, yang main satu yang nonton satu RT, bocah degil yang masih menggunakan seragam Sekolah sambil merokok di warnet. Aduh buset dahh, di jaman gue neh iya merokok itu sembunyi-sembunyi dihutan atau di rumah kosong biar tidak ketahuan. Anak sekarang udah berani merokok depan umum.

Apa kata dunia,??

Keunikan yang gue temui selama bekerja diwarnet, neh iyah pelanggan gue kan bermacam-macam karakternya, seperti yang sudah gue jelasin diatas tadi. Tapi ini ada hal yang unik menurut gue. Para pelanggan gue biasanya berusia antara delapan tahun sampai tiga puluhan lah ya. Tapi ini ada seorang kakek yang kisaran umur 50 tahun lebih, lah iya gue lupa lagi menanyakan umur dan namanya siapa, sebut aja si kakek ini dengan sebutan kakek yoii.

Beliau ini pertama Kali datang kewarnet gue, yaelah warnet gue, warnet yang gue jaga, kakek yoii tersebut datang bersama dengan anaknya yang sekitaran umur 30an lah, Kalau anaknya sih sudah biasa main di warnet tempat gue. si kakek tersebut datang menghampiri gue, lalu sikakek yoii tsb bilang gini ke gue.

Kakek Yoii, " Nak  Saya Mau Nonton Wayang Kulit "

Aduhh awalnya gue kaget saat kakek yoii tanyakin kayak gitu ke gue. Inikan  warnet, bukan pentas wayang kulit. lalu selang beberapa detik anak si kakek yoii datang menghampiri gue, mereka saat itu main 2 (dua) meja-Komputer. jadi agak berjahuan lokasi komputernya, Maksut bapak saya gini mas, kata si anaknya. Nonton wayang kulitnya di YouTube. Ohh begono toh, gue baru tau youtube bisa nonton wayang kulit, jaman udah makinn maju aja, lalu anak kakek yoii membuka YouTube Dan menyetel film pegelaran wayang kulit tersebut, lalu sikakek yoii tersebut menonton rekaman wayang tersebut dengan seriusnya.


sumber gambar : google.com

Kemudian, gue menghampiri meja atau komputer sikakek yoii tersebut. kami sedikit berbincang-bincang, yahh basa-basi lah sama pelanggan. Kakek yoii tersebut lalu bilang kayak gini ke gue, pertunjukan rekaman wayang kulit ini ada di depan rumah saya lohh nak, rumah saya yang di jawa, orang-orangnya pun saya kenal.

Owwh Mungkin kakek yoii ini kangen sama kampung halamanya, dan mungkin wayang kulit ini untuk mengenang kampung halamanya. 😚 *jadi terharu

Dan ketika kakek itu datang lagi, gue langsung ngerti tujuan kedatangan kakek tersebut. Main warnet ya kek, wayang kulit biasa kan. Yoii kata si kakek tsb.

Dan terakhir, dari kerja diwarnet inilah gue mulai mengenal yang namanya Blog, yahh awalnya gue suntukkan di warnet, brosingan terus, buka sosial media, buka youtube, main game, untungnya disini gue bukan gammers iya, yang bisa duduk berjam-jam di depan komputer. Jadinya gue sering baca blog orang, sampai akhirnya gue tertarik dengan yang namanya Blog. Lalu gue memulai dan mencoba membuat sebuah blog Dari modal sistem pencarian google, Disinilah gue mulai mencari tau dan berselancar di internet, apa itu blog. Bagai mana cara membuat blog, bagaimana cara mendesain blog yang benar, bagaimana blog kita bisa dikunjungi orang, gue mencari tau dan mencoba membuat blog sampai blog yang sekarang gue pakai untuk nulis artikel ini.

Baca juga ya : Awal Muasal Mulai Ngeblog

Nahh demikianlah tentang pengalaman gue selama setahun lebih, kira-kira sampai akhir tahun 2015, gue memelih berhenti dari pekerjaan tersebut. Banyak hal yang gue dapatin dari sana, baik itu pengalaman maupun ilmu, walaupun hanya sebagian kecil. Mungkin saja akan berguna dikemudian hari.

OK sekian tulisan dari gue, sebelum gue tutup tulisan ini, sekali lagi selamat ulang tahun, selamat hari kemerdekaan buat Indonesiaku yang ke 72, kemerdekaan menurut gue adalah seseorang yang bebas berekspresi, bebas berkarya sesuai keinginannya asalkan itu masih bersifat positif dan dapat berguna bagi diri sendiri, masyarakan dan Indonesia.

Dahh sampai jumpa lagi di tulisan gue selanjutnya 🙋

77 comments:

  1. Jadi awal mula ngenal Blog,,, Pas kerja diwarnet, ini sich pengaruh positif dari warnet namanya...

    ReplyDelete
  2. Sama ni bang, dulu sempet jadi jaga warnet seharian penuh, syukur hobby game. Jadi jaga sekaligus main game gratis

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pernah kerja warnet juga ya.
      Iyaya main game apa aja gratis,hehe

      Delete
  3. kerja yang baik...sebagai operator warnet

    ReplyDelete
  4. Selamat hari merdeka buat indonesia...moga sentiasa aman dan makmur...

    dari sahabat Malaysia

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih bg, aamiin.
      Salam kembali kami sahabat dari indonesia :-)

      Delete
  5. Jangan lupa follow blog saya kembali


    www.arzmoha.com

    ReplyDelete
  6. Wahaha iya bocah, bener banget tuh, berisik banget. Tapi kalo dipikir-pikir, kenapa pada berisik sih ya? Sampe ngomong kasar, terus bangga-banggain dapet keris di pb *loh

    Ada suka ada duka, ada manfaat ada mudharat, ya begitulah, tapi warnet bakal kaya wartel gak ya nasibnya? Ehm..

    ReplyDelete
    Replies
    1. This comment has been removed by the author.

      Delete
    2. Iya kan.
      Namanya juga bocah mas, lagi masa degil-degilnya.

      Betul ada manfaat dan mudharatnya.

      Seperti nya kalau teknologi making berkembang yah kemungkinan akan sama nasipnya dengan wartel, sekarang aja game online yang hanya untuk PC, sudah bisa di mainin di android.

      Delete
  7. Dari sekian banyak yang kamu jabarkan tentang pengalaman kerja di warnet, ternyuh banget sama bagian kakek2. Rindu sekali pastinya, dan mungkin disana jarang sekali ada pementasan wayang kulit, sampai si kakek datang ke warnet buat nonton wayang kulit di youtube

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya sih di tempat ak memang tidak ada pemetasan wayang, kalaupun ada itupun cuma ada di acara besar, ia kakek tsb lagi kangen kampung halamanya.

      Delete
  8. Wwwkkk cobaannya macem2 y sep, sekarang keknya mayoritas pengisi warnet tu bocang gaming deh, soalnya di tempatku gitu, klo pas jamanku masih muda (((muda))), kan banyakan mahasiswa yg ngerjaij tugas or skripsi wkkkk, dulu aku suka betah bgt klo dah ngenet, mpe spal yg jaga trus dikasi murah haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya sih mbak, sekarang sih kayak gitu, banyak bocahnya.
      Dikasi murah, pasti pelanggan setia di warnet ne mbak Nita hehe.

      Delete
  9. huahaaahahaa...pengalamnmu seru-seru ....bisa menjadi inspirasi untuk tokoh novel tuh para pelanggan warnetnya

    ReplyDelete
  10. masih pecandu pilem pansa,
    yang tripgipi itu yak??

    wkwkwkwkkw

    aku type nomer dua dulu yang suka brosing-brosing kalo ke warnet. brosingnya website serem-serem liat hantu penampakan. sekarang wes tuwek kalo inget2 lucu aja

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yang nomor 2 iya, hati-hati nanti hantunya ngikut lohh. Wkwkwk 😁

      Delete
  11. Jadi ingat jaman mahasiswa...wkk..wkk
    Dulu blm jaman android, masih bnr2 tergantung sama internet. Dulu aku ke warnet buat browsing sama chatting. Masih jamannya MIRc sama yahoo mesengger..😁😁

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya neh mbak, kalau mau nyarik apa2 pasti kewarnet.

      Yahoo mesengger ya, lagi populer2 dulu mah.

      Delete
  12. apapun pekerjaan jika kita menyukai dan menyenanginya pasti menjadi indah dan bisa sekalian menggali potensi diri dari pekerjaan yang kita geluti ya mang?

    ReplyDelete
  13. Wah iya boncil pasti rame ya
    Oho jadi itu kakek mau nonton wayang kulit, ini unik sih ...
    Kalau aku kenal blog dari seorang teman facebook

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya neh ribut melulu.
      Unik kan, hehe
      Owh gitu ya mbak.

      Delete
  14. banyak yang didapat itu mas jika kerja diwarnet, apa lagi tempat tersebut menyediakan jasa ketik dan print....biasa yang suka ngeprit cewek cewek juga lho...

    ReplyDelete
  15. Hahahahhaa.... pecandu film panas mah ada dimana-mana,, apa agi diwarnet. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Seperti nya begitu mas, bukan hanya di warnet aja ya. Di tempat lain banyak, hehe

      Delete
  16. pecinta film panas
    selalu menyelipkan file dimanapun juga >.<

    ReplyDelete
  17. Sekarang masih ramai nggak ya warnet? Hehehehe
    Penasaran, kalau dulu sampai antre-antre :-D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sepertinya ada sih, tapi beberapa tempat aja mas, kan masih ada para gamers online.

      Haha iya neh, ngantri nungu orang main, baru kita main

      Delete
  18. Pasti 'koleksinya' lengkap nih. Bagi dong, wkwkwkwk

    ReplyDelete
  19. pengalaman yang menarik, yak. Hmm, paling males sih kalo jadi operator gitu ketemu pewarnet yang alay2 suka ngomong kasar dan lain sebagainya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya neh, harus banyak-banyak sabar ngadapin orang yang kayak gitu

      Delete
  20. kalo blok browser yang "gituan" bukan iseng mas, itu mah bagus
    biar dia males buka "gituan" lagi wkwk

    ReplyDelete
  21. Yg paling berisik emang bocah yang lagi maen game online sih.
    Kalo menang berisik, kalo kalah lebih berisik lagi.

    ReplyDelete
  22. I see, yang suka nonton pilem panas itu block browser aja mas'e whahahahaha... Tapi takutnya kalau dibiarin, malah jadi dosa buat kita T.T

    serem dah

    ReplyDelete
  23. Menjak ada hape udah gak pernah ke warnet lagi. Dulu pas kuliah sering mnt tolong di browsingin bahan makalah sama penjaga warnet. hehehe..

    theamazingjasmi.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha, untung dong yang jaga warnet, dapat uang sampingan.

      Delete
    2. Lha iya. Sering ngomong 'bayar uang rokok aja, dek'. Dikasih 10.000 malah minta nambah. Jadi 20.000 hahaha

      Delete
    3. Wah.. Wah. itumah, keenakan yang jaganya,

      Delete
  24. Dulu kami pernah punya usaha warnet. Kalau untuk web ada beberapa yang diblok terlebih dahul. Ada juga kata kunci yang diblok. Tujuannya supaya gak bisa buka film atau gambar 'panas' di warnet.

    Tapi bener banget tuh yang gamer bocah. Berisiiiikkk hehehe

    ReplyDelete
  25. cita-cita aug nih waktu zaman smp, jadi Penjaga warnet yang bisa nge-game sepuas nya tanpa bayar seperka pun *mezing pokoknya.

    tapi, mending tuh perangkat yang disalahin sama bocah, dari pada di tanting-banting

    ReplyDelete
  26. emang bro pasti ada suka dukanya jadi operatr warnet, soalnya saya juga pernah ngalamin sih. Yah walaupun gak kerja tapi sering jadi operator dadakan warnet teman. Biasanya yang ngeselin tuh yang bocah, ributnya udah kayak nobar aja. Kadang kalau iseng, saya matiin tuh browsernya hehe...
    Bener sih yang mas bilang, jaga warnet sampe malam bikin gedek apalagi harus jagain gamers, nih orang apa gak capekapa depan layar terus. Tapi sebaik-baiknya pekerjaan memang harus ikhlas menjalaninya.

    ReplyDelete
  27. Yang sering bahkan pasti itu ya si gamer. Temen-temen gue banyak yang ke warnet seharian cuma maen game, padahal tugas sekolah lagi menumpuk itu. Anehnya, esok harinya tugas-tugas mereka bisa selesai. Bagaimana pandangan Anda sebagai penjaga warnet? #eh ga nyambung ya :v

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaya kok bisa.

      Pandangan gue sebagai orang yang pernah kerja di warnet, Mereka luar biasa 👍

      Delete
  28. Paling males lagi kalau yang gamers bocah itu biasanya dateng rame-rame. Nah, satu bilik buat bertiga bahkan sampai lima anak. Sini mah pengenya ke warnet nyari suasana yang tenang, epas dateng ni gerombolan bocah jadi rame-ribut sendiri -__-

    Bener juga ya, sekarang mah warnet udah ngga jaman kayaknya. Di deket kostku aja yang dulu ada dua warnet, sekarang gulung tikar. Dan kiosnya dijadiin warung makan malah.

    Boleh ngasih saran ngga Sep?
    Itu tulisan yang dibawah header blog, bikin kurang nyaman pas ada pembaca berkunjung kesini kayaknya deh. Mungkin bisa diedit-edit lagi. Soalnya, bikin halaman ini naik-turun naik-turun mulu. Jadi agak ganggu, pas baca jadi bingung sampai mana. *Saran aja sih :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kan.

      Owh gitu iya,OK lah. Nanti gue atur lagi headernya, makasih ya wisnu atas saranya :-)

      Delete
  29. nah kalo saya pernah jadi gammers bocah nya :D
    biasanya ngerepotin penjaga nya karena bawa banyak pasukan dan teriak-teriak hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Emang berapa banyak pasukan yang kamu bawah saat itu rizqi ?.

      Delete
  30. waw ternyata buka bokaif bisa ketahuan dari operator yha utung gue gak pernah
    gak pernah diisengin wq becanda

    gue sih tipe ke warnet buat streaming bola doang.

    kalau dipikir ena juga yah, bisa belajar banyak hal dari internet tanpa bayar bill.
    itu anak sekolah yang game sama cetak cetek keyboard kenceng banget itu pakai ngumpat kata-kata kazar lagi hhh

    ReplyDelete
  31. HUAHAHAHA BANGKE BENER ITU YANG BLOCK SITUS DEWASA HAHAHA.

    Kalo di warnet terus ada yang pasang IDM ketauan gak sih? udah lama banget gak ke warnet sejak punya internet sendiri di rumah. palingan sekarang ke warnet cuma buat ngeprint2 doang.

    paling ngeselin sih gamers bocah. ribut sendiri, apalagi kalo udah keluar kata2 kotor, pengin gue tampol -__-

    kunjungan balik dan kayaknya baru pertama main ke sini. salam kenal! :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya ketauan, kan bisa dilihat di server.

      Delete
    2. Makasih ya yoga, sudah mampir.
      Salam kenal kembali :-)

      Delete
  32. Saya masih ingat banget waktu tahun 2009 jadi operator warnet di warnet sendiri. Waktu libur kerja tiba, selalu datang ke warnet buat bantuin saudara yang jaga. Asyik banget, jadi sering ngumpul, ngopi bareng dan ketawa-ketawa sama teman-temannya saudara yang sering main ke warnet.

    selalu download video di warnet, entah udah berapa banyak, hahaha... Aji mumpung manfaatin internet gratis. Selain itu juga kadang bantuin orang ngetik atau kerjaan lainnya, asyik kadang uang kembaliannya gak diambil sama orangnya, hehehe...

    BANG PAKET 2 BANG

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya asik bisa main gratis.

      Siap di meja Tiga ya, hehe :-)

      Delete
  33. Blog kerennya saya follow ya, and follow back ya... thanks

    ReplyDelete
  34. Selamat ulang tahun untuk Indonesia, semoga terus jaya. Memang banyak tipe orang-orang yang kerja di warnet ya, Mas, baik itu dalam hal baik atau buruknya. Baiknya seperti mas Sepian ini nih, jadi kenal blog ya, Mas..

    Terus berbagi dan menginspirasi lewat blog ini, Mas..

    ReplyDelete
  35. ngakak, kreatif juga si kakek nonton wayang kulit kudu ke warnet.

    saya jadi ingat jaman SMA tiap pulang sekolah ke warnet alasannya sih nyari tugas tapi kebanyakan main FRIENDSTER, LOL.

    Tapi pernah juga nih udah langganan di suatu warnet eh operatornya malah chat PDKT gitu ih males kan jadinya nggak kesana lagi. Kamu jangan gitu ya haha

    ReplyDelete

TERIMA KASIH TELAH BERKUNJUNG

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...