Friday, July 13, 2018

Jalan - Jalan Ke Pantai Trikora, Tradisi Hari Raya Idulfitri


Assalamualaikum,

Libur lebaran. Di tulisan ini, gue akan bercerita sedikit tentang libur lebaran. Yaps di libur lebaran yang kemaren, gue bersama teman-teman di perumahan tempat tinggal gue. Kami berkesempatan mengunjungi pantai Trikora, sebuah pantai atau bisa dibilang tempat wisata yang ada di pulau bintan, kepulauan riau. Tempat ini ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara, terutama wisatawan lokal kayak kami ini. Apalagi pada saat libur lebaran, sudah pasti wisatawan lokal kayak gue ini dan yang lainnya berwisata ke pantai trikora ini.


Pantai Trikora terletak di Desa Malang Rapat, Kabupaten Gunung Kijang, Pulau Bintan, Kepulauan Riau. Pantai Trikora merupakan salah satu pantai berpasir putih yang terdapat di pulau bintan dan merupakan salah satu pantai yang terindah yang dimiliki indonesia. Pulau bintan sendiri mempunyai banyak tempat wisata pantai yang cukup keren menurut gue, seperti yang ramai dikunjungi yaitu pantai Trikora, pantai sakera, pantai lagoii dan pantai yang gue kunjungi kemeren, yang gue ceritakan di artikel gue sebelumnya yaitu pantai Senggiling dan masih banyak pantai keren yang ada di Pulau Bintan, Provinsi Kepulauan Riau ini.

Sumber Gambar : Ini


Nah gue bersama teman-teman, memilih untuk berkunjungi pantai trikora ini, bicara liburan lebaran, mengunjungi Pantai Trikora merupakan agenda yang kami lakukan setiap tahun, yaps setiap libur lebaran idul fitri kayak gini. Yah ini bisa di bilang merupakan sebuah tradisi bagi kami, untuk mengunjungi pantai trikora ini.

Biasanya kami selalu berdiskusi dengan yang lain, pergi ke trikoranya kapan, lebaran keberapa ?. Setelah disepakati oleh teman-teman gue ini, akhirnya kami memutuskan untuk berwisata atau bisa dibilang di zaman now ini, gathering lah gitu, di lebaran ke empat, yaps. Saat itu pada hari Senin tanggal 17 Juni 2018 kemaren.

Bicara Pantai Trikora lagi, Nama pantai trikora sendiri, menurut sumber yang gue dengar sih, dari sejarah, orang sekitar dan artikel yang pernah gue baca, kenapa namanya dinamakan Pantai Trikora. 

Nama Trikora ini berasai dari nama Three corral, nama ini diberikan oleh seorang turis atau wisatawan asing, yang saat itu berkunjung ke pantai ini.

Nahh ada juga nih, yang menyebutkan dan penamaan Trikora ini Terkait dengan Tri Komando Rakyat. Pada saat pemerintahan Presiden Soekarno, beredar isu tentang Ganyang Malaysia, sebuah perseteruan antara Indonesia dengan Malaysia pada saat itu  dan Pantai ini, Trikora, karena merupakan pantai terluar di Indonesia, dijadikan tempat Pangkalan Militer, atau bisa disebut tempat parkir Kapal Perang Indonesia waktu itu. Yaps alhamdulillah perseteruan Indonesia dan Malaysia dapat terselesaikan dengan baik saat itu.



Oke, itu aja sekilas kenapa nama pantai yang gue kunjungi ini, namanya Pantai Trikora.


Lanjut kecerita, kami saat itu sepakat dan janjian untuk berkumpul disalah satu rumah teman gue yaitu pukul 7.30 pagi, dan sesuai orang indonesia, kami gerak mulai jam setengah sebelas siang. Yahh, kenapa jam keberangkatannya molor, dikarenakan yang ikut untuk pergi ke pantai trikora ini, orangnya atau teman-teman gue cukup ramai, kami kisaran lebih dari Dua Puluh orang. Jadi harus menunggu semuanya berkumpul, baru kami semua gerak untuk menuju pantai trikora tersebut.

Setelah berkumpul semua, kami pun bergerak menuju pantai trikora ini. Jarak dari rumah gue menuju pantai trikora tidak cukup jauh, kami semua mengunakan motor, yahh kira-kira untuk nyampai di pantai trikora tersebut, waktu yang kami tempuh kisaran satu jam'an lah.

Untuk akses jalannya mudah dilalui jadi kendaraan apa saja bisa digunakan untuk ke pantai trikora ini.

Owh iya, karena pantai trikora ini pesisirnya panjang, jadi pantai trikora di bagi menjadi beberapa bagian, ada Trikora 1, Trikora 2, Trikora 3 dan trikora 4.

Nah kami memutuskan, memilih tempat paling ujung, yaps Trikora 4. Karena kalau trikora  Pertama dan yang lain, ini sudah pasti ramai yang mengunjungi. Jadi kami pilih tempat yang tidak cukup ramai lah, yahh, walaupun di tempat kami, bisa dibilang juga ramai yang datang kesini.







Pantai Trikora ini termasuk salah satu pantai untuk masuknya Gratis yang ada di Pulau Bintan. Fasiltas di pantai trikora ini bisa dibilang cukup komplit iya, yang pertama ada tempat pakiran motor maupun Mobil, nah untuk pakiran sendiri sebagian ada yang dikenakan biaya ada juga yang tidak dikenakan biaya. Tergantung tempat dan orang yang mengelola pantainya sih. yang kedua, dipantai ini juga terdapat kamar mandi atau bisa dibilang tempat bilas lah iya. Untuk masuk kekamarmandi sendiri dikenakan biaya Rp. 2000,- Per Orang. dan yang Ketiga ada Pondok yang tersebar di Pinggir Pantai ini. Nah biaya  sewa pondok satunya sekitar Rp. 40.000,-. Tapi ding dikarenakan Liburan, jadi banyak yang mengunjungi, kami saat itu dikenakan biaya Rp. 50.000,- Per Satu Pondok. Pandai nih Pengelola Pantai Nyari Uang. hehe. terakhir disini juga ada yang sewa alat untuk berenang, seperti salah satunya, ban bekas yang dijadikan Pelampung untuk berenang di pantai trikora ini.




Setelah sampai dipantai trikora, agenda  yang kami kami lakukan disana yaitu berkumpul bersama dan mengadakan acara bakar-bakar. Yoyo kami dari rumah sudah menyiapkan beberapa bekal atau peralatan untuk acara bakar-bakar. Jadi setibanya di pantai, kami langsung mengadakan acara bakar-bakar. Dan setelah Ikan dan jajarannya selesai di bakar. Kami semuapun dengan sesama dan ramai-ramai, menyantap hidangan yang telah di sediakan tadi.







Nah setelah selesai makan bersama, agenda kami selanjutnya, yaps sudah di pantai apalagi kalau bukan berenang di pantai, sambil bermain ombak kecil di pantai trikora ini.








Owh iya, cuma mau ngingatin buat pengunjung baru, yang baru berkunjung ke pantai Trikora ini. Pantai Trikora ini terkenal dengan pantainya yang bagus, tapi di pantai trikora ini, jika kalian ingin berenang, harus hai-hati iya. Karena bisa dibilang dan pantai ini sudah banyak orang yang tidak hati-hati, tenggelam dan meninggal di Pantai trikora ini.

Pantai trikora terkenal juga dengan ombak yang cukup tinggi, apalagi pada saat musim hujan. Jadi hanya sekedar saran aja, bagi yang ingin berenang di pantai trikora ini, yah kita harus berhati-hati dan harus mengikuti peraturan batas berenang di pantai trikora ini.

Tapi tenang sih, kalau kita menikmati pantainya dan mematuhi aturan yang telah tersedia, kita akan lebih bisa leluasa untuk menikmati pantai trikora ini.

Nah untuk sekarang, jika sudah masuk musim liburan, yang pastinya pantai trikora ini ramai dikunjungi. Nah di pantai ini pasti sudah ada yang jaga, baik itu dari penjaga pantai, maupun Polisi Air yang setiap saat patroli keliling pantai, supaya menjaga kenyamanan pengunjung pantai trikora ini.


Mereka dengan sigap, apabila para pengunjung sudah melewati garis berenang di pantai trikora dan menyuruh pengunjung untuk menepi ke pantai.






Nah setelah selesai berenang dan bermain ombak di pantai trikora ini kami pun beriatirahat sebentar dan kemudikan mengemas bekal yang kami bawa tadi dan lagi dikarenakan juga sudah sore, waktu menunjukan jam Lima sore, jadi kami semua memutuskan untuk pulang kerumah. Nah lagi, yang juga sudah menjadi tradisi kami, sebelum pulang dan meninggalkan pantai trikora ini, kami berkumpul dan mengabadikan Photo, photo bersama dengan latar belakang pantai trikora ini. Nah photo ini ibaratkan photo tahunan kami.





Okelah, itu aja ceritanya Tradisi jalan-jalan ke pantai Trikora. Terimakasih yang sudah bersedia membaca tulisan ini dah.

Sampai Jumpa lagi ditulisan selanjutnya 😀

4 comments:

  1. Mantaaap .. seru-seruannya di pantai Trikora ...

    Dekat ya ditempuh dari rumah kamu,mas.
    Keren pula pantainya 👍

    ReplyDelete
  2. wih barusan aku lihat secara dekat cantik nian

    ReplyDelete
  3. pantai trikora emang keren banget, terakhir kesana sama rombongan temen temen alumni, widiihhh rekomended banget dah

    ReplyDelete

TERIMA KASIH TELAH BERKUNJUNG :-) JANGAN LUPA TINGALKAN JEJAK YA

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...