Sunday, April 3, 2016

Pengalaman [Gagal] Tes CPNS | Daily Life

Sumber : google


Tes 1 2 3 .... Testing-testing, Bicara tentang kegagalan, semua orang pasti pernah mengalami yang namanya kegagalan. Karna kegagalan itu adalah sebuah takdir, tapi tenang aja, setiap kegagalan pasti ada pelajaran penting dan hikmah yang bisa kita ambil. Yeah sudah macam mario teguh belum, nehh. Salam lempeer. πŸ˜

Hello semuanya, sahabat blogger yang superrr. Akhirnya gue bisa menyempatkan untuk menulis dan memposting tulisan di blog gue yang mulai tak terurus, yaghh.πŸ˜”

Sebelumnya gue ingin beri tau, sekilas info, kabar terbaru dari gue yang tidak penting-penting amat. Kabar baiknya, akhirnya sekarang gue sudah mendapatkan pekerjaan di perusahaan swasta dan gue mau memulai karir di dunia pekerjaan. Doain iya, semoga gue bisa sukses aamiin,πŸ™

Kabar buruknya, yah tidak buruk-buruk amat sih, kayaknya pikiran dan tenaga gue sekarang sudah mulai terkuras di pekerjaan baru gue ini. Yahh, jadi gue kekurangan waktu dan ide, untuk menulis artikel dan ngurusin blog ini.😴

Tapi tenang, gue akan berusaha untuk menulis blog gue ini. Walaupun tidak sering-sering kayak dulu lagi. πŸ’ͺ

Masih ngomongin tentang pekerjaan ne ya, gue jadi teringat dan ide untuk menulis artikel ini. 

Nahh dari judulnya aja udah jelas kan gue ingin ngebahas apa. yaps 
tentang pengalaman gagal gue dalam mengikuti tes CPNS.



Ngenes kali postingan gue kali ini, alasan gue mengangkat tema ini, karena gue ingin bercerita kepada kalian tentang kegagalan gue dalam mengikuti test CPNS, walaupun ini bukan hal yang menyenangkan, tapi mudahan dapat berguna bagi kalian semua. yahh gue ingin mengikuti jejaknya ernest prakasa, yang mengangat kehidupan ngenesnya dan akhirnya menjadi sukses. Mana tau gue ikut ketularan....*ini mah garepp

Sebelumnya gue juga sudah menulis tema tentang Seberapa Istimewa Menjadi Seorang PNS. Sudah baca kan, yah kalo belum, dibaca dong. 



Nah karna profesi PNS saat ini menjanjikan menurut sebagian masyarakat indonesia, sebagian yah, tidak semua..*catet

Siapa sih yang tidak mau jadi pegawai negeri, jadi pegawai negeri itu enak, gaji besar, kerja ringan, dan dapat tunjangan hari tua. Hanya orang yang beridealislah yang tak mau jadi pegawai negeri sipil.

Maka dari itu, banyak orang berbondong-bondong untuk menjadi pegawai negeri sipil, dengan mengikuti test masuk calon pegawai negeri sipil atau yang sering di sebut CPNS. Termasuk salah satunya adalah gue.

Test masuk Pegawai Negeri Sipil, untuk menjadi PNS, para peserta harus mengikuti beberapa test. 

Disini gue juga ada pengalaman beberapa kali gue mengikuti tes CPNS, di beberapa kementrian dan lembaga pemerintah seperti DEPKUMHAM, DISHUP, SAR, Dll. gue lupa apa lagi.

Kenapa mau ikut test CPNS ???

Mungkin orang jaman sekarang berpikirannya ngapain ngikutin test, kita tinggal bayar beberapa mahar aja ke instansi terkait bisa langsung jadi PNS, gitu aja kok repot.

Sorry, gue bukan orang yang kayak gitu, lebih tepatnya gue tidak punya mahar gedekk untuk membayar hal gituan,, yagh sama aja ...πŸ˜”

Alasanya : Awalnya gue tidak tertarik sih, tapi ya karna temen gue ngajak dan bilang, "apa salahnya sih mencoba" cari pengalaman aja, masuk/jebol tidaknya yah rezekilah, masuk alhamdullilah kalo tidak pun tidak apa-apa" dan akhirnya gue pun ikut mencoba saran temen gue ini..πŸ‘ˆ

Nah dan kali ini, gue ingin bercerita tentang pengalaman gue mencoba test CPNS lebih tepatnya di Depertemen Hukum dan Ham (DEPHUMHAM). Karena saat itu gue menggambil yang jalur SMA jadi tahap-tahap dalam test cpnsnya agak banyak, bukan agak sihh, tapi memang banyak bangget,😧

Tahap awal, yaitu Mendaftarkan diri, sebagai peserta CPNS. Pada saat itu, pendaftarannya bersifat online atau melalui internet/webside instansi terkait. 

Kemudian tahap administrasi. Berupa surat lamaran kerja, surat pernyataan, beserta dukumen yang mesti dilampirkan seperti ijazah terakhir, KTP, kartu kuning (atau lebih tepat nya kartu pencari kerja), SKCK dari polisi, test kesehatan dari rumah sakit dan masih banyak lagi administrasi awal lainnya. Setelah itu semua berkas dan lamarannya di kirim ke kantor pusat kementrian terkait melalui kantor pos. 

Setelah berkas administrasi persyaratan terkirim, beberapa minggu kemudian, pengumuman pertama keluar. Yaitu pengumuman seleksi administrasi dan peserta yang masuk ketahap kedua ini adalah sekitar 1000-an lebih lamaran yang di terima pada tahap ini, dan dari seribu tersebut alhamdulillah nama gue masuk didalamnya. Yesss πŸ™Œ

Baru tahap awal men  πŸ˜’ Jangan Senang dulu.

Tahap selanjutnya yaitu test kesehatan, test fisik dan test secara tertulis.

Ditahap kedua, yaitu test kesehatan dan test fisik, pada tahap ini dilaksanakan secara bersama - sama, disebuah gelanggang olahraga "Stadium Sulaiman Abdullah" yang terletak di tempat kota gue tinggal, yaitu Kota Tanjungpinang Provinsi Kepulauan Riau

Ditahap ini, dibagi menjadi dua seksi, 500 lebih peserta dihari sabtu, 500 lagi dihari selanjutnya (minggu) dan gue dapat di hari minggunya, Di gelanggang olahraga ini, berkumpullah ratusan orang atau bisa disebut pencari kerja atau lagi sering disebut pengangguran dari latar belakang pendidikan dan daerah yang ada di kepulauan riau.

Giiling, gue harus bersaing dengan 1000 lebih orang, Weaw Weaw...

Dan mulailah pembagian grup untuk masuk kesebuah posko hhm😏 Bukan posko sih, yah tepat kesehatan gitu. test kesehatannya yaitu dari ngukur tensii, ngukur tinggi badan, berat badan, test buta warna  kalo tak salah *maklum dah lama, jadi agak sedikit lupa

Dan di lanjutkan test kesehatan fisik, yaitu test untuk melihat apakah calon CPNS berbadan sehat, tidak bertato ataupun bertindik. Cara test kesehatanya itu, didalam ruangan yang boleh masuk hanya lima orang, setelah masuk kedalam itu ruangan, kita disuruh harus membuka pakaian seperti baju dan celana, dan hanya sisakan Celana dalam (boxer). Ini serius beneran loohh dan salah satu dokternya cewek. πŸ‘― wadaw

Gue awalnya bingung juga, agak malu-malu ayam kayak mana gitu, tapi inilah cara para tenaga kesehatannya melihat titik kesehatan. Mengecek apakah badan peserta bertato dan bertindik atau tidak. Test kesehatan yang gue ikutin ini sih tidak parah-parah amat.

Menurut cerita kawan gue yang pernah ikut test waktu itu, beliau ikut test masuk kepolisian, testnya sama, tapi yang dibagian pemeriksaan kesehatan, itu lebih parah katanya, kita disuruh buka pakaian, keseluruhan tampa benang sehelai pun *ini bukan porno loh, ini beneran sehabis itu di suruh, hmm apa ya kata yang agak sopan, nungging gitu kata nya, ingin meliat apakah ada penyakit ambeyen gitu loh, ngak usah dibayangi ee, mungkin kalo udah pernah ikutan test kayak gini jadi malu sendiri kemudian cebur ke got, * ini cerita teman gue ya, ketika beliau ikut test Calon Polisi.

okok kembali ke pembahasan artikel. 

Setelah test kesehatan kemudian dilanjutin dengan test fisik. Test untuk menguji seberapa besar fisik dan stamina para peserta, yaitu dengan cara lari keliling lapangan bola, push up, shit up dan test-test lainnya. kalau di SAR, tambahan tes berenang dan ketinggihan.

Dan setelah itu, baru ketahap terakhir yaitu test IQ. Yang jelas tahap terakhir ini, menguji seberapa kemampuan IQ kita. Maaf nii iya, gue ngak bisa bicara lebih lanjut, karena gue belum nyampe ketahap yang ini. Gue gugur ditahap test fisik, mungkin karena kurangnya kesiapan atau lebih tepat belum rezekinya. Nahh itu cerita sedikit gue, tentang pengalaman gagal gue dalam mengikuti test CPNS.πŸ˜‚

Mungkin kalo gue ngikut lagi, tahapnya sudah berbeda. Karena menurut orang-orang, yang memiliki Ijazah S-1 tidak lagi ikut test fisik. Dari administrasi, langsung ke test tertulisnya.

Teringat kata mutiara dari Dahlan Iskan :
Gunakan jatah gagal mu sebanyak mungkin, nanti kamu akan mendapatkan jatah keberhasilanmuπŸ‘ˆπŸ˜€ 


sumber : Google

Weeh noh jadi gunakan jatah gagal mu, kalo masih kurang, minta lagi, hahaha. 

Intinya semua kegagalan adalah pengalaman, pengalaman itu sendiri bisa kita bawa di kehidupan selanjutnya, agar kita tidak salah melangkah dikemudian harinya.
πŸ’ͺπŸ’ͺπŸ’ͺ

Daaan terakhir, makasih yang udah mau baca dan apabila kalian semua mempunyai pengalaman yang sama dengan cerita gue, ceritakan dong, dikolom komentar, biar saling sharing. daahhh :-)

20 comments:

  1. sabar mas...orang sabar banyak menfaatnya
    http://www.kangalip.com/

    ReplyDelete
  2. Wew telanjang bulet?
    Itu yg meriksa tesnya ceweky bang
    .
    Mauuuu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kamu mau ya niki,
      Coba deh ikutan test sana,hehe :-)

      Delete
  3. Sudah pernah coba tes lagi belum kang, semoga aja kali ini berhasil kang :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya nanti dicoba lagi,aamin makasih kang :-)

      Delete
  4. sukses ora kudu dadi pns kok mas, tetep semangat sampe umur 35 ya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah betul tu, setuju ak dengan mu dhanang (Y)

      Delete
  5. Hmm jadi pengen nih jadi pns tapi sekolah belum selesai dan saya kalau tes kesehatan tidak masalah asal tidak berlebihan.

    ReplyDelete
  6. minat coba lagi mas? pantang menyerah deh... semangat :)

    ReplyDelete
  7. haha jadi habiskan jatah gagal ketika masih muda agar ketika tua jatah gagal sudah habis jadi gak gagal lagi deh karena sudah mahir pula :D

    ReplyDelete
  8. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  9. pns, perkerjaan impian jutaan sarjana :(.
    mas diatas ane spam ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya nih mas fajar, sudah dihapus Spamnya πŸ˜©πŸ™

      Delete
  10. BW balik ke blog ini, yang langsung tak buka ini lho mas. Bukan post terbaru nya. *Iyalah, aku juga barusan gagal di CPNS yang Kemenkumham kemaren itu* XD

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tidak apa-apa, owh gagal juga iya, kita coba next waktu lagi yok 😁

      Delete
  11. Wah ikutan juga tes cpns gan hehe

    , gpp gan gagal, masih ada kesempatan kok hehe



    Salam kenal
    Www yukgas id

    ReplyDelete

TERIMA KASIH TELAH BERKUNJUNG :-) JANGAN LUPA TINGALKAN JEJAK YA

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...