Sunday, February 11, 2018

2018 Bicara tentang Politik, Wadaw Berat Kayaknya nih Pembahasan


Hallo semua, apa kabar ? Yeah akhirnya gue kembali memposting artikel pertama di tahun 2018. Lagi dan lagi masalah waktu untuk berbagi dengan blog ini *Ufh Alasan. Oh iya, sebelum memulai tulisan ini, gue pribadi, mau mengucapkan dulu, Selamat Tahun Baru 2018. Semoga apa yang kita inginkan dan yang telah diresolusikan dapat tercapai di tahun 2018 ini. aamiin. Telat woy, sudah Februari nih, kemana aja. πŸ˜‚ Yahh tidak apa lah iya, dari pada tidak sama sekali, Piss πŸ‘Œ

Ditulisan pertama ini, gue ingin sedikit bercerita tentang beberapa trend yang akan terjadi di tahun 2018 ini. Salah satunya yang ingin gue bahas yaitu tentang politik. Pendapat dan pandangan gue tentang politik, di tanah air Indonesia *berat kayaknya nih pembahasannya, Tenang * tidak terlalu berat kok, pembahasannya kan tak dibawa, hehe πŸ˜‚

Tahun 2018 ini bisa dibilang tahunnya politik, lebih tepatnya dimana kita memilih Calon Pemimpin di Daerah dan Kota kita masing-masing, sebagian wilayah indonesia. Dan di tahun ini pembahasan yang akan menjadi Trend, yaitu salah satunya tentang POLITIK.

Opps ohh iya, sebelum lebih lanjut bercerita pandangan gue tentang politik, di tahun 2018 ini, akan ada beberapa Topik atau Trend yang seringan dibahas yaitu Indonesia Idol, FootBall Piala Dunia dan Asian Game.

Ok. Disini gue akan buka dengan pembahasan yang ringan-ringan dulu iya πŸ˜€ yang pertama tentang acara TV yang lagi trend dan dibahas banyak orang di awal bulan ini yaitu Indonesian Idol 2018. Wesss nonton juga rupanya. Awalnya nih iya, gue tidak ngikutin dari awal kontes menyanyi yang lagi populer saat ini, tapi waktu itu tidak sengaja, gue lihat dan nonton nihh Indonesian Idol dari Youtube, yang video-videonya bertebaran di youtube. Akhirnya gue ngikutin itu acara indonesian idolnya. Tapi iya, kalau dilihat dari dulu, gue pernah ngikutin dari indonesian idol. Pertama jamannya Joy dan Delon, Mike/Judika, sampai Iksan dan Idol terkhir kemaren. Nah kalau dibilang suka sama siapa kontestan idol, gue pilih Gea, Lala, dan Jodi, tapi kalau disuruh pilih siapa yang akan bakal juara gue pilih Abdul. Go abdul, go abdul πŸ˜ƒπŸ˜ƒ

Selanjutnya pembahasan yang akan menjadi trend yaitu tentang Sepak Bola Piala Dunia. Yeah gue nyuri start dulu iya  kawan-kawan ngebahas ini, heheπŸ˜€πŸ˜πŸ˜‚

Tahun ini bakal menjadi tahunnya para pecinta sepak bola, dimana-mana seperti di tempat Tongkrongan, Cafe, Warung Kopi, pastinya akan membahas tentang Sepakbola Piala Dunia. Piala Dunia akan digelar di bulan Juli 2018 ini. Yang akan menjadi tuan rumah diperhelatan piala dunia kali ini adalah negaranya Vladimir Putin yaps Negara adidaya RUSIA. Pengemar Putin mana nih, angkat tangan πŸ™‹ . lah ini masih pembahasan Piala Dunia pak. Belum ke politik. Hehe maaf πŸ™

Bicara tentang perhelatan sepakbola piala dunia, gue mulai mengikuti dulu dan mengerti itu pada tahun 2002 yang di selenggarakan di-Asia, lebih tepat di Korea Selatan - Jepang, dan yang keluar juaranya Brazil. Masih ingat gue saat itu di piala dunia, gaya rambutnya Ronaldo de Lima, pemain Brazil, ciri khasnya botak dan ada segumpal rambut di tengah kepala botaknya dan menjadi trend rambut saat itu. Dilanjutkan piala dunia Tahun 2006, 2010, 2014 dan sekarang di Juli 2018 nanti.

Nahh, kalau dibilang dan disuruh pilih dan memperdiksi siapa yang bakal juara, gue akan memilih, menurut gue nih iya, kalau tidak Belanda yang juara Italia lah. Opps sabar dulu, dua negara ini kan tidak lolos  kualifikasi piala dunia, yah mana mungkin juga bisa juara. Ohh iya lupa. Yaudah karena gue cinta tanah air gue milih Indonesia. Lahh sejak kapan indonesia pernah juara dunia, hmm pernah sih tapi dulu menurut sejarah namanya Hindia-Belanda.

Ok. Ini prediksi serius gue, gue pilih dan menjagokan, karena ada 32 Negara yang ikut kopetisi ini, menurut analisis gue, yang bakal juara dan menggenggam Trofi Piala Dunia adalah, *asik sudah macam komentar bola belum. Tidak jauh-jauh sih antara Jerman, Spanyol dan Brazil, tapi prediksi gue yang bakal juara yaitu Jerman lagi, alasannya karena komposisi pemainnya pass, udah macam makanan aja. Tapi tidak menutup kemungkinan yang juara para kuda hitam di kopetisi ini seperti tuan rumah Rusia, Belgia yang lagi naik daun *ulat bulu kaliss atau bisa jadi Iceland yang kemarin lawan timnas indonesia. Bola itu bundar. Semua bisa terjadi, assekk.

Next, pembahasan ketiga tentang Asean Game. Disini gue tidak akan membahas panjang lebar tentang Asian Game, gue hanya berharap Kontingen Indonesia menampilkan, penampilan dan perjuangan yang sportif dan menarik di asian game. Merdeka.

Nahh terakhir nihh yang katanya berat pembahasannya, yaitu pandangan gue tentang politik. Biasanya jikalau membahas ini ada beberapa respon, ada yang ngikutin ada juga yang memandang biasa aja tentang politik.

Sekarang pandangan politik gue, gue bukan Addict Politik, juga bukan Lulusan Politik, tapi gue sedikit-dikit lah ngikutin tentang politik, tidak terlalu sering sihh, ada beberapa yang tidak gue ngikutin. Tapi nih iya Gue lebih tertarik dengan ekonominya, bicara dan membahas tentang ekonominya, Ekonomi kan juga termasuk dalam paket Politik, betul tidak nihh, hehe.

Pembahasan tentang politik juga akan menjadi Trend di tahun 2018 ini, di tambah lagi ada pemilihan kepala daerah di beberapa tempat di Indonesia. 

Pembicaraan politik ini Universal atau Menyeluruh menurut gue, mulai dari warung-warung kopi pasti masih menjadi trand dan kebanyakan pembicaraannya tentang politik.

Bahkan yang gue lihat sendiri, politik juga menjadi pembahasan para anak muda terutama Mahasiswa membahas tentang politik di tongkrongannya. 

Ada lagi nihh iya, di tempat gue dimesjid, bapak-bapak, sehabis menunaikan ibadah Sholat Ashar saat itu, mereka menyempatkan bicara sedikit tentang politik sebelum pulang dari Mesjid. 

Dan anak kecil yang belum dapat hak memilih pun, juga pembahasannya tentang politik. Nah apalagi di tahun 2018 ini, pembahasan Politik bakal jadi Trend yang menarik untuk dibahas.

BICARA POLITIK, BICARA PEMILIHAN PEMIMPIN NEGERI INI, PEMIMPIN DAERAH, DAN WAKIL RAKYAT/PENGAWAS PEMERINTAH

Gue mulai bisa dan dapat hak untuk memilih itu lupa kapan, kira-kira di tahun 2010 kalau tidak salah, gue dapat hak untuk memilih, saat itu pemilihan wakil rakyat yang mengisi kursi perwakilan di DPR Dan Lain-lain lah. Jadi gue berkesempatan, pertamakali milih. Dulu mah, gue sama sekali tidak ngeh atau istilahnya tidak mengerti tentang apa aja fungsi dari Wakil Rakyat atau Pemimpin Daerah saat itu.

Jadi kan karena pertama gue binggung 😡  milih siapa nih, iya kan. Masak gue milih Luffy (onepiece) Atau naruto, haha πŸ˜€πŸ˜πŸ˜‚.
Saat itu dua komik itu yang lagi gue gemari.

Ditambah lagi ini iya, kan beda iya, memilih Wakil Rakyat sama Kepala Daerah atau Presiden, kalau Peminpin Daerah atau Presiden kan, kita hanya memilih satu orang, lahh ini yang Anggota Dewan atau Wakil Rakyat kan banyak, ada Dewan wakil Kota/Kab, Ada Dewan Perwakilan Provinsi, ada juga Depan Perwakilan  Untuk Pusat yang di sebut DPR Dan DPD RI.

Bayangin aja nih iya, sebagai pemula, gue harus memilih, kalau tidak salah Empat perwakilan Wakil Dewan dari berbagai Kota, Provinsi, dan Pusat. Sebagai pemula jadi gue milih orang yang gue kenal aja lah iya, kebetulan orang yang gue kenal saat itu hanya satu yaitu DPRD tempat kota gue tinggal, nahh dan sisa tiganya gue pilih tebak jinggo, gue lihat muka, kalau senyumnya selebar pepsoden, itu yang gue coblos, haha dasar pemula πŸ˜€

Dan gue berharap saat itu orang yang gue pilih tersebut jika jadi dan terpilih, bisa mengemban amanah untuk kepentingan rakyat.

Owh iya, ini pemikiran gue iya, tidak tau imajinasinya datang dari mana, kan kita milih, nyoblosnya pake paku saat itu, di TPU. Khayalan gue saat itu, apa orangnya tidak sakit iya di coblos banyak orang, apalagi saat itu gue sering nyoblos matanya, *korban film santet saat itu, jadi berimajinasi lepas, heheπŸ˜€πŸ˜€

Di pemilihan berikutnya, gue dapat kesempatan jadi Saksi Pemilu, lumayan lah, ada penghasilannya bisa dapat beli permen karet 😊.

Ohh iya untuk jadi saksi pemilu gue juga sudah pernah cerita di artikel gue yang ini :


Dan yang terakhir, pemilihan Presiden kemaren. 

Nahh ini yang lagi dan masih heboh-hebohnya padahalkan pemilihannya sudah selesai. Yang tidak habis pikir saat itu karena Beda Pendapat, Beda Pilihan, mereka sampai bertengkar. Masih ingat tidak tentang perang TwitWar. Adu Burung, ehh salah ding. Adu argumen di jejaring sosial twitter. Yang di mulai balas-membalas twitt sampai ketemuan lalu adu jotos, yaelah gini amat, amat aja tidak kayak gini.

Dan sekarang menurut gue, politik banyak, maaf Ujaran kebencian. Kemudian saling meghina dan menjatuhkan dan populer lah kabar Hoax. Orang langsung terpengaruh berita sepihak, baru baca judul artikel langsung screenshot dan bilang kesemua orang ini bencana dan musibah, indonesia mencekam. lah sudah πŸ˜‘ ini yang gue lihat di laman Facebook dan instagram gue  saat iniπŸ˜–πŸ˜–

Nah pass pemilihan Presiden kemaren di tempat main, tongkrongan anak muda sampai dewasa pembahasan utamanya tentang Politik, sampai-sampai ngotot membela pasangan calonya masing-masing.

Hahh untuk presiden kemaren, ini jujur iya, gue milih, kan calonnya cuma dua, antara Jokowi dan Prabowo. Mereka adalah orang-orang terpilih. Dan menurut pandangan gue saat itu, gue milihnya JOKOWI, nahh kebetulan pilihan gue itu beliau tepilih sebagai presiden RI yang ke-7.


Menurut gue ada beberapa alasan gue pilih beliau, yang tidak bisa gue jelasin, hanya gue aja yang tau, kenapa gue milih beliau. Nah ini jujur gue bukan fanatik beliau, hanya pandangan gue aja dan akhirnya gue pilih beliau, bahkan orang dirumah gue, emak dan abang gue tidak pernah nyuruh milih siapa, bakan sampai sekarang gue tidak tau emak gue pilih siapa. Itu hak nya beliau.

Waktu itu gue bukan orang yang ngotot pilih Jokowi, yang orang banyak bilang Jokower. Saat itu gue memilih hanya pandangan gue aja.

Nah ini masih dan lagi hangat di bicarakan tentang pemilihan Presiden, presidennya sudah dipilih pun, masih tidak terima. Ini salah satu yg membuat Indonesia tidak maju-maju, banyak berkertik tanpa solusi.

Nah lagi, yang bikin anehnya orang Indonesia yang gue temui, malah mempermasalahkan dan jadi pembahasan aneh. Ada yang bilang gini, wah nyeselkan pilih Jokowi, barang-barang naik, apa-apa naik, dia antek aseng, jadi yang milihnya antek asing 😡, tuhh lah kemaren kenapa tidak pilih Prabowo nyeselkan.

Ada lagi yang bilang pass tu pilih Jokowi, Insfrastruktur maju dan kebanggaan lain yang mereka sebutkan.

Nah gara-gara perdebatan inilah yang membuat gue binggung. Sumpah ini iya, gue memilih tidak berharap yang muluk-muluk, gue hanya bilang pass saat gue pilih, berdoa mudahan pemimpin yang gue pilih beramanah dan dapat membuat Indonesia sejahtera dan tambah maju.

Itu aja gue tidak mintak lebih, ini untuk semua yang gue pilih dari awal DPR, Wakil Rakyat sampai Presiden.

Terlepas pilihan gue terdapat tidak amanah, itu tinggal urusan dia sama yang diatas lah.

Kalaupun saat itu pemilihan Presiden ada banyak pilihan dan pilihan lain seperti Superman, Batman atau Ultramen, gue bakalan pilih mereka, pasti indonesia damai πŸ˜‚.  Tapi kan sayangnya mereka KTPnya bukan Indonesia, salah satu persyaratan jadi pemimpin indonesia kan berkatepe Indonesia.

Tidak tau kenapa menurut gue, mereka orang - orang tersebut, mempunyai ketakutan sediri terhadap pemimpinnya.

Bukankah di dalam agama kita selalu ditegaskan tentang berprasangka baik, kalaupun kalian tidak suka dengan karakter pemimpin kalian atau kalian menganggap pemimpin kalian tidak pantas, bantulah beliau, sebisa yang kalian mampu.

Yah pemimpin indonesia kan cuman lima tahun sekali, kalaupun beruntung itu sepuluh tahun. Mana tau ditahun berikutnya kalian yang mengantikan beliau sebagai pemimpin selanjutnya. Dan kalian akan berada diposisi tersebut.

Gini loh iya, kenapa sih sekarang ini politik itu pandangannya lebih kebencian. 

Politik itu iya perbedaan pendapat setiap orang pasti pendapatnya berbeda - beda, makanya itu untuk mendapatkan hal yang sependapat, perlu adanya musyawarah, yang tertuang di PANCASILA. Jadi iya Politik itu beda Pandangan dan Pilihan.

Dan karena perbedaan pendapat itulah, ada yang namanya Majelis Permusyawarahan Rakyat atau yang sekarang disebut MPR.

Kebanyakan orang indonesia masuk politik, mereka malah menjadi apa iya, B*d*h kali iya *hanya sebagian iya, mudahan tidak semua.

Contoh kecilnya, terdapat suatu permasalahan dalam negara ini, mereka yang pintar ini, yang tau dan mengerti cara mengatasi masalah tersebut, dengan kepintaran mereka, mereka lebih memilih Mengritik pemerintah tanpa memberikan Solusi. 

Dikarenakan pemimpin tersebut bukan pemimpin yang mereka pilih dan mereka dengan lantang memberikan tanggapan bahwa pemimpin yang kalian pilih salah dan bukan orang yang pantas jadi pemimpin. Siapa suruh kalian tidak memilih pemimpin selain beliau .πŸ˜‘

Nah kalau gini siapa yang B*d*h

Banyak kejadian kayak gini, ini juga yang membuat Indonesia maaf tidak akan menjadi negara maju πŸ™

Untuk masalah orangnya Kita juga tidak bisa memastikan sifat manusia, kita hanya bisa memberi dukungan, mengritik dan memberikan solusi *ini yang terpenting.

Jadi ingat satu kata dari siapa gitu, yang isinya Mengritik boleh tapi bukan menjatuhkan, mengritik boleh tapi bersama-sama mencari solusi 😁

Udahlah, itu aja pandangan gue tentang Politik, mohon maaf, apabila ditulisan kali ini, argumen gue yang ala-ala ini, ada terdapat kata yang menyinggung. Ini hanya pendapat gue yang ingin gue salurkan ke blog ini.

Sebelum gue tutup tulisan ini, intinya pililah peminpin yang sesuai menurut pandangan kalian, dan mudahan beliau-beliau yang terpilih nantinya dapat amanah dan memajukan daerah masing-masing. Sekian tulisan pertama gue yaitu tentang argumen gue, mulai dari yang ringan sampai ke tak berat lah iya. Dan terima kasih buat teman-teman yang telah meluangkan waktu untuk membaca tulisan di blog ini. Salam buat semua, See U Next artikel.

14 comments:

  1. Hai mas Septian. Lama nih baru muncul lagi.

    Saya suka nonton Idol di You Tube, tapi akhir-akhir ini belum nonton lagi. Terakhir pas JK keluar.

    ReplyDelete
  2. Wah baru di post, udah di commet, makasih loh mbak 😁

    Iya nih ada kesibukan lain , hehe *alasan πŸ™

    Wah idol lagi seru2 mbak, ak jadi keterusan nontonnya, hehe

    ReplyDelete
  3. aku lagi males bahas politik. soalnya di negara kita ini banyak yang aneh org2nya. politik di sini banyak yg sesuai dgn jalanku. aku nanti juga bingung pas milih calon pemimpin. huuuuuuh ...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yah, iya juga sih. Jd serba salah gitu kan 😩

      Delete
  4. Saya ga pernah ngerti tentang politik, saat pemilu pun saya milih yang sesuai saja. Trus melupakannya...

    ReplyDelete
  5. asn nggak boleh bahas politik sekarang bang makanya saya nggak bahas politik , lebih baik saya bahas makanan ama jalan-jalan

    ReplyDelete
  6. Yg ikut pildun itu 32 negara Om bukan 30
    Kasian deh italia sama Belanda g ikut
    Harusnya tuh y kalo Indonesia mw ikut pildun, sistem kualifikasinya diubah jadi sistem vote penonton

    ReplyDelete
  7. politik, tahun ini gak ikut2an lagi soal politik

    ReplyDelete
  8. Politik di Indonesia sekarang ini jika dilihat lebih sensitiv wkwkwk. Ibarat senggol dikit sikat begitu mas berdasarkan pengamatan yang saya lakukan. Oiya semoga jagoan saya tim panzer bisa jadi juara piala dunia lagi heheheh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha iya nih politik sekarang lebih sensitiv,

      Wes tos dulu dah berarti sama kita mas Jerman.

      Delete

TERIMA KASIH TELAH BERKUNJUNG :-) JANGAN LUPA TINGALKAN JEJAK YA

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...